Saya siy udah beberapa kali, tapi dalam rangka urusan dinas sehingga ga sempet menikmati sajian wisata pantai nan eksotisnya..
Alhamdulillah beberapa minggu yang lalu tepatnya tanggal 6,7 dan 8 Agustus 2013 saya dan keluarga besar (Saya, Suami dan Zivanka anak Pertama saya dan masi satu2nya) berkesempatan berlibur ke Pulau Sabang atau yang lebih dikenal masyarakat Aceh sebagai pulau Weh karena bentuk pulaunya yang berbentuk huruf W.
Kami berangkat melalui pelabuhan Ulee lheu pada hari jum'at sore (tanggal 6 agustus 2013) bersama rombongan teman2 karyawan Jamsostek Banda Aceh beserta keluarga masing2 bagi yang udah punya keluarga, kalo yang masi lajang siy ga bawa sapa-sapa berhubung masi masuk persatuan HQJ (High Quality Jomblo)
Sore itu, cuaca mendung, awan gelap menggelayut seperti mau hujan. Cukup membuat kami was-was, karena perjalanan ke sabang harus melewati lautan menggunakan kapal lambat Ferry yang jarak tempuhnya kurang lebih sama dengan jarak tempuh Bakauheni-Merak. Tapi, berbekal tekad kuat sekuat baja, saya dan rombongan tetap berangkat. Pukul 16.00 WIB 2 mobil yang kami bawa sudah memasuki lambung Kapal Ferry. dan kami pun naik ke atas dan masuk ke ruang VIP. Kemudian kami berfoto-foto
Pukul 18.00 WIB kapal akhirnya berlabuh di pelabuhan Balohan Sabang, masih dengan suasana hujan, Sabang terasa sangat dingin, Sepi dan Suram. Kami semua berharap semoga saja besok cuaca cerah sehingga kami bisa menjelajahi keindahan pulau Sabang sampai ke Pulau Iboih dan Rubi'ah yang terkenal dengan keanekaragaman hayati lautnya.
Apakah harapan kami dapat tercapai?
Bagaimanakah sajian keindahan alam di Pulau Rubi'ah?
Apakah Kenyamanan dan kualitas cottage penginapan yang kami pilih sesuai dengan harga yang kami keluarkan?
Nantikan cerita perjalanan liburan saya dan keluarga selanjutnya di tulisan saya berikutnya..
Sebagai bahan untuk membuat kalian penasaran, saya upload foto kami ketika menaiki kapal boat Kaca untuk melihat keanekaragaman hayati di dasar laut Pulau Sabang
